Bagaimana memilih pasta gigi untuk gigi berlubang

Tergantung pada seberapa besar lubangnya, gigi mungkin terasa sedikit mual atau menyakitkan. Bahkan rongga yang terus dibiarkan membuat Anda rentan terhadap infeksi dan kehilangan gigi. Jauh sebelum minum obat sakit gigi, menyikat gigi dengan pasta gigi pilihan yang tepat dapat mencegah gigi berlubang semakin parah. Jadi bagaimana memilih pasta gigi untuk gigi berlubang?

Mengapa gigi berlubang?
gigi bungsu terluka
Istilah medis untuk gigi berlubang adalah karies atau gigi berlubang. Penyebab utama munculnya lubang adalah penumpukan plak pada gigi karena kegagalan menjaga kebersihan mulut yang baik.

Plak adalah lapisan puing makanan, air liur dan jutaan bakteri. Saat Anda jarang menyikat gigi, plak menumpuk di permukaan dan di antara gigi Anda.

Bakteri yang hidup dalam plak akan berlipat ganda dan menghasilkan asam yang mengikis enamel (lapisan luar gigi). Enamel yang terus-menerus terkikis akhirnya menyimpang dan membentuk lubang.

Semakin banyak plak menumpuk di permukaan gigi, lubang yang terbentuk juga cenderung lebih besar. Anda mungkin tidak merasakan apa-apa saat lubangnya masih kecil. Namun, jika lubangnya membesar, Anda akan lebih rentan terhadap sakit gigi.

Bagaimana memilih pasta gigi untuk gigi berlubang

Salah satu cara termudah untuk mengelola gigi berlubang adalah dengan mencuci pasta gigi yang tepat. Sayangnya, ada banyak produk pasta gigi di pasaran dengan berbagai merek, warna, dan rasa.

Anda mungkin bingung sekarang dengan memilih pasta gigi mana yang terbaik untuk gigi berlubang. Nah, berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika ingin membeli pasta gigi untuk gigi berlubang.

1. Pilih pasta gigi yang mengandung fluoride
pasta gigi dengan kode warna
Pasta gigi mengandung banyak bahan aktif untuk membantu menjaga kesehatan mulut. Nah, salah satu bahan terpenting yang harus dicari ketika memilih pasta gigi untuk gigi berlubang adalah fluoride.

Berbagai penelitian telah menemukan bahwa fluoride efektif dalam mencegah kerusakan gigi dan penumpukan plak gigi. Ini karena fluoride membantu melindungi dan memperkuat lapisan enamel gigi. Selain itu, fluoride juga dapat membantu proses mineralisasi ulang gigi yang sudah mulai membusuk. Dengan cara ini, kerusakan gigi tidak akan bertambah buruk dan Anda bisa menghindari pembentukan lubang di gigi.

Tidak perlu ragu untuk menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Penggunaan fluoride dalam pasta gigi telah dinyatakan aman oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dokter gigi di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia, menggunakan bahan ini untuk produk perawatan gigi. Faktanya, American Dental Association (ADA) menyatakan bahwa semua pasta gigi yang mereka terima harus mengandung fluoride.

Ada banyak bentuk fluoride yang sering muncul pada label kemasan pasta gigi. Namun, beberapa bentuk yang paling umum termasuk natrium monofluorofosfat, natrium fluorida dan stannous fluoride.

2. Periksa bahan aktif lainnya

Selain fluoride, penting juga untuk mengetahui berbagai bahan aktif lain yang terkandung dalam pasta gigi. Berikut adalah beberapa bahan aktif paling umum dalam pasta gigi rongga.

Agen abrasif. Senyawa ini bertindak untuk membantu menghilangkan sisa-sisa makanan, bakteri dan noda dari gigi. Contoh-contoh zat abrasif dalam produk pasta gigi adalah kalsium karbonat, gel silika terdehidrasi, aluminium oksida terhidrasi, magnesium karbonat, garam fosfat dan silikat.
Humektan. Bahan aktif yang berfungsi menjaga konsistensi pasta gigi sehingga tetap lembab dan tidak cepat kering. Bahan-bahan humektan yang ada dalam pasta gigi terdiri dari gliserol, propilen glikol dan sorbitol.
Pengental seperti koloid mineral, koloid alga atau selulosa sintetis. Bahan ini ditambahkan ke campuran pasta gigi untuk membuat konsistensi yang khas.
Deterjen. Deterjen dalam pasta gigi digunakan untuk membuat busa ketika Anda menyikat gigi. Busa itu sendiri diperlukan untuk membantu menghilangkan plak dan sisa makanan yang menempel di permukaan dan di antara gigi. Contoh-contoh deterjen dalam produk pasta gigi adalah natrium lauril sulfat, natrium N-lauril sarkosinat.
Ada juga pasta gigi rongga yang mengandung rasa buatan dari ekstrak buah. Biasanya penambahan rasa buatan ini khusus untuk produk pasta gigi untuk anak-anak. Tujuannya jelas untuk menarik minat anak-anak, sehingga mereka ingin lebih rajin menyikat gigi. Ekstrak buah yang paling sering ditambahkan ke produk pasta gigi untuk anak-anak adalah stroberi, jeruk, nanas, apel, dan anggur.

Begitu pula dengan produk pasta gigi untuk orang dewasa. Beberapa rasa buatan ditambahkan dari ekstrak minyak esensial seperti peppermint, lemon, kayu manis dan lainnya. Berbagai zat tambahan ini efektif memberi perasaan segar setelah menyikat gigi.

Sayangnya, tidak semuanya cocok untuk penggunaan pasta gigi yang mengandung bahan herbal. Bagi orang yang sensitif, menambahkan ramuan herbal sebenarnya dapat menyebabkan reaksi alergi atau iritasi pada mulut.

3. Hindari pasta gigi yang mengandung iritasi
pasta gigi pemutih
Saat memilih pasta gigi, coba periksa daftar masing-masing komposisi bahan aktif yang dicetak pada kemasan setiap produk.

Penting untuk diketahui bahwa sejumlah bahan aktif dalam pasta gigi telah dilaporkan sebagai alergen atau iritan. Beberapa dari mereka seperti:

Asam sitrat (sering terdaftar sebagai seng atau kalium sitrat)
triclosan
Sodium lauryl sulfate
Propilen glikol
PEG-8, PEG-12, PEG-1450
Cocamidopropyl betaine
paraben
pirofosfat
Tanda paling khas bahwa Anda memiliki alergi pasta gigi adalah luka atau sariawan. Baik itu pipi, lidah, gusi, bibir, hingga langit-langit mulut. Bibir juga menjadi kemerahan, gatal dan menyakitkan.

Itu sebabnya Anda selalu hati-hati memeriksa bahan-bahan yang terkandung dalam produk pasta gigi yang akan Anda beli. Pastikan produk pasta gigi yang Anda pilih tidak mengandung bahan berbahaya atau yang dapat memicu reaksi alergi.

4. Pilih produk yang disegel organisasi pemimpin
pasta gigi sensitif
Jika Anda ingin menggunakan pasta gigi rongga, pilih produk yang memiliki segel dari organisasi terkemuka. Contohnya seperti American Dental Association (ADA) atau Indonesian Dental Association (PDGI)

Segel ini menunjukkan bahwa pasta gigi yang Anda gunakan aman dan efektif untuk melindungi gigi Anda sekaligus menghilangkan noda pada gigi Anda.

Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter gigi sebelum menggunakan produk pasta gigi berlubang. Jika perlu, dokter Anda mungkin meresepkan pasta gigi khusus yang biasanya tidak dipasarkan.

Baca juga :