Definisi Diferensiasi Sosial Lengkap Menurut Para Ahli

temberang.co.id – Tahukah Anda apa arti diferensiasi sosial? Jika Anda tidak tahu, Karena pada kesempatan ini kita akan membahas pemahaman tentang diferensiasi sosial, bentuk diferensiasi sosial dan sifat diferensiasi sosial dan karakteristik penuh mereka. Mari kita simak laporan berikut ini.

Definisi diferensiasi sosial

Diferensiasi sosial adalah pengelompokan horizontal orang berdasarkan karakteristik tertentu. Perbedaan tidak dapat diklasifikasikan secara vertikal / vertikal pada tingkat lapisan ekonomi, yaitu strata atas, tengah dan bawah. Pengelompokan horisontal berdasarkan perbedaan ras, etnis, etnis dan agama disebut pluralitas sosial, sedangkan pengelompokan berdasarkan perbedaan pekerjaan dan jenis kelamin didefinisikan sebagai heterogenitas sosial.

Sementara kita memperhatikan komunitas di sekitar kita, ada begitu banyak perbedaan yang kita temui. Dalam penelitian ini, yang kami lakukan di desa Ringinanyar, kami menemukan diferensiasi, diferensiasi dalam bentuk perbedaan antara lain dalam hal agama, ras, etnis, klan (klan), pekerjaan, budaya dan gender
Karakteristik diferensiasi sosial

Karakteristik diferensiasi sosial dalam masyarakat dapat dibagi menjadi tiga kelompok:

Sifat fisik: klasifikasi manusia ini disebabkan oleh perbedaan umum dalam tubuh seseorang seperti bentuk mata, warna dan bentuk rambut, warna kulit, bentuk hidung dan lain-lain.
Karakteristik sosial: klasifikasi masyarakat berdasarkan karakteristik sosial umumnya disebabkan oleh perbedaan status sosial dalam komunitas. Dalam hal ini, status sosial diukur berdasarkan posisi, pekerjaan, kekuasaan, reputasi dan peran dalam masyarakat.
Karakteristik budaya: pembagian orang ini disebabkan oleh perbedaan cara orang hidup. Untuk informasi lebih lanjut tentang karakteristik budaya, lihat perbedaan kepercayaan / norma dan norma yang berlaku di masyarakat, seperti: Kebiasaan, seni, pakaian yang dikenakan, bahasa yang digunakan dan banyak lagi.

Bentuk diferensiasi sosial

Berdasarkan karakteristik di atas (fisik, sosial dan budaya), bentuk diferensiasi sosial (perbedaan sosial) dapat dibagi menjadi enam jenis: diferensiasi sosial berdasarkan jenis kelamin, ras, pekerjaan, klan, suku dan agama.

1. Diferensiasi sosial berdasarkan gender

Secara alami dan alami, pria dan wanita dilahirkan dengan berbagai perbedaan fisik, sifat, dan tren. Pria pada umumnya lebih kuat secara fisik dan menyukai hobi dan profesi yang lebih sulit daripada wanita yang secara fisik lebih lemah. Ketika itu terjadi, itu hanya kecenderungan alami yang ada pada pria dan wanita, bukan diskriminasi

2. Diferensiasi sosial berdasarkan ras

Ras adalah sekelompok orang berdasarkan karakteristik fisik atau biologis manusia. Ada karakteristik fisik unik yang dimiliki manusia, seperti postur, bentuk dan warna rambut, bentuk dan warna mata, warna kulit, bentuk hidung, bentuk bibir, bentuk wajah dan sebagainya.

3. Diferensiasi sosial berbasis profesi

Dan perbedaan profesi yang membutuhkan keterampilan khusus. Dalam kehidupan sosial, berbagai jenis pekerjaan atau pekerjaan telah tumbuh dan menjadi sumber pendapatan, mis. Seperti guru, seniman, dokter, arsitek, tentara, atlet, politisi, petani, pengacara, pedagang, wirausahawan dan sebagainya.

4. Diferensiasi sosial oleh klan

Klan adalah unit sosial yang didasarkan pada kerabat darah atau silsilah. Biasanya, klan atau kelompok kekerabatan ditarik berdasarkan hubungan unilateral. Istilah patrilineal dan matrilineal dikenal di klan. Istilah patrilineal adalah hubungan berdasarkan garis keturunan ayah, sedangkan hubungan matrilineal didasarkan pada garis keturunan ibu.

Kita dapat dengan mudah menemukan bentuk-bentuk klan di Indonesia, salah satunya disebut sebagai klan dalam budaya Batak, seperti klan Simanjuntak, klan Hutabarat, klan Harahap, klan Hutagalung, klan Hutauruk dan sebagainya.

5. Diferensiasi sosial berdasarkan etnis

Diferensiasi etnis bersifat horizontal, sehingga setiap kelompok etnis memiliki peringkat, martabat, dan martabat yang sama. Karakteristik identitas etnis yang paling penting adalah bahasa dan budaya. Oleh karena itu, diferensiasi sosial (perbedaan sosial) karena etnis sering ditunjukkan oleh perbedaan dalam bahasa dan budaya.

6. Diferensiasi sosial karena agama

Agama adalah sistem kepercayaan dan praktik yang terintegrasi terkait dengan yang sakral dan menyatukan semua pengikutnya dalam komunitas moral yang disebut rakyat. Semua ajaran agama mengatur hubungan, baik hubungan interpersonal dan hubungan antara manusia dan Tuhan.

Contoh diferensiasi sosial

Dari pembahasan di atas kita dapat menyampaikan contoh-contoh diferensiasi sosial dalam masyarakat kita. Contohnya bisa dilihat di bawah ini:

Klasifikasi orang karena perbedaan fisik yang kemudian dikenal di berbagai ras seperti Mongoloid, Negroid, Caucasoid, dll.
Klasifikasi masyarakat karena perbedaan status sosial dapat dilihat pada: Kehidupan masyarakat di desa pengelola desa memiliki status sosial yang berbeda dari orang normal, hal ini disebabkan oleh posisi atau kekuasaan yang berbeda.
Klasifikasi masyarakat menurut karakteristik budaya tercermin dalam keragaman suku-suku Indonesia seperti Minangkabau, Jawa, Toraja Banjar, Dayak, dll.

Sumber: https://ruangpengetahuan.co.id/

Baca Artikel Lainnya:

Cara Memutihkan Selangkangan Dengan Pasta Gigi

Penyebab Penyakit Gonoblenorrhoe Gejala dan Pengobatanya