Fakta-Fakta Pulau Miangas – Pulau Indonesia Yang Terdekat Dengan Filipina

Pulau Miangas

Miangas adalah pulau Indonesia yang paling penting di utara. Pulau itu, yang termasuk dalam kabupaten Kepulauan Talaud, di kabupaten Nanusa, di provinsi Sulawesi Utara, memiliki kondisi khusus mengenai keadaan teknologi informasi dan telekomunikasi.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik 2015 (BPS), pulau seluas 3,2 km persegi dengan 775 penduduk ini memiliki 155 unit TV dan 150 antena parabola. BPS mengosongkan kolom nomor telepon.

Dikutip dari situs resmi Kepresidenan, yaitu Presidenri.go.id, Presiden Jokowi mengakui bahwa Miangas masih membutuhkan perhatian. Dia menyatakan ini di sela-sela peresmian bandara Miangas pada 19 Oktober 2016. Dia ingin informasi yang mengalir ke komunitas Miangas menjadi informasi dari Indonesia, bukan dari Filipina, yang secara geografis lebih dekat.

“Kami sudah mencatat itu, dan masalah terkait RRI yang tidak dapat diterima dengan baik di sini, saya akan memesannya nanti. Jika TVRI dapat diterima dengan baik di sini,” kata Jokowi saat itu.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Miangas pada 2016. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Miangas pada 2016. (Hasan Habshy / detikcom)

Komunitas lebih mudah menangkap siaran radio dari Filipina. Meskipun kasus informasi yang disampaikan kepada warga merupakan faktor penting yang membangun nasionalisme. Indonesia merasa perlu memperkuat pembentukan nasionalisme di wilayah utama.

“Jangan sampai mereka mendengar banyak dari negara lain dan berita tentang Indonesia tidak diterima di sini. Kami ingin nasionalisme, kebanggaan dari rakyat, mereka adalah warga negara Indonesia yang termasuk dalam Republik Indonesia,” kata Jokowi.

Menurut laporan AFP, kepala distrik Miangas Steven Hauer Edwin Maarsit mengungkapkan sebelum jaringan telekomunikasi hadir, akses ke informasi di Miangas sangat terbatas, yang membuat daerah itu terisolasi. Meskipun Miangas memiliki fungsi strategis karena berbatasan langsung dengan Filipina.

Pantai pasir putih di Miangas Pantai pasir putih di Miangas. (Hasan Alhabshy / detikcom)

Namun, sejak 2010, ketika jaringan telekomunikasi mulai ada di Miangas, ketersediaan akses ke data seluler di pulau Miangas telah berdampak signifikan terutama pada masyarakat Miangas, minat investasi di pulau Miangas telah mulai untuk tumbuh. Bahkan industri perikanan di Pulau Miangas sudah mulai berkembang. Telkomsel menghabiskan lebih dari Rp3 miliar untuk menanam menara Base Transceiver Station (BTS) di pulau ini.

“Sebelum adanya layanan telekomunikasi, masyarakat Miangas tidak merasakan kemerdekaan. Namun sekarang dengan kehadiran Telkomsel di Miangas, masyarakat merasa bahwa itu sedang dipantau oleh pemerintah pusat,” jelas Steven, Kamis (22/09 / 2016) ).

BTS Telkomsel di pulau Miangas BTS Telkomsel di pulau Miangas. (Hasan Alhabshy / detikcom)

Sinyal seluler yang dapat dideteksi adalah 2G. Namun jelas bukan hanya layanan telekomunikasi dasar yang saat ini dibutuhkan oleh komunitas Miangas. Saat ini, orang-orang di Miangas tidak memiliki layanan Internet, sehingga penduduk dapat mengakses informasi seluas mungkin untuk peningkatan kehidupan.

“Sampai sekarang, desa Miangas belum tersentuh oleh layanan Internet. Meskipun kita benar-benar membutuhkan Internet untuk menjalankan pemerintahan, dan jelas ekonomi masyarakat nelayan Miangas dapat tumbuh lebih cepat,” pungkas Steven.

Sumber : https://santinorice.com/pulau-terbesar-di-indonesia/